NEWS

Gambar Jalan Menuju Kecamatan Trumon Aceh Selatan Rusak Parah Belum Ada Penanganan Sudah Hampir 20 Tahun



Pembangunan Kompi Brimob Trumon Disengketakan

M. Ridha | The Globe Journal | Jum`at, 12 Februari 2010

Tapak Tuan –  Sengketa tanah masyarakat akibat pembangunan Kompi Brimob di Desa Ie Jeureuneh Kecamatan Trumon Timur sampai saat ini belum jelas penyelesaiannya. Padahal, sengketa tanah tersebut sejak tahun 2008 sudah ditangani oleh Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan Provinsi Aceh yang dibentuk oleh Gubernur Aceh.

“Hal ini sangat disayangkan,  dimana masyarakat yang lahannya termasuk dalam kawasan pembangunan kompi Brimob merupakan masyarakat miskin. Seharusnya Pemerintah Aceh dalam hal ini Tim Penyelesaian Sengketa Pertanahan Aceh dengan secepatnya menyelesaikan persoalan tersebut karena selain terjadi penyerobotan lahan masyarakat juga berdampak pada ekonomi dan penghidupan masyarakat setempat,” sebut Syahminan Zakaria, SHI, Koordinator LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan kepada The Globe Journal pada Jumat (11/2).

Lebih lanjut, LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan menilai pemerintah tidak punya sense of crisis dan kepedulian terhadap masyarakat baik itu Pemerintah Aceh maupun Pemkab Aceh Selatan.

Pemkab Aceh Selatan seharusnya tidak hanya tinggal diam menunggu penyelesaian dari Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan Provinsi tetapi mempertanyakan komitmen Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Tanah tersebut karena sengketa tanah Trumon berada dalam wilayah hukum Kabupaten Aceh Selatan.

Persoalan mendasar lain akibat lambannya pemerintah dalam melakukan proses penyelesaian sengketa tanah Trumon berdampak pada terbengkalainya pendidikan anak-anak setempat akibat lahan yang jadi sumber kehidupan orang tua mereka untuk membiayai pendidikan sekolah telah jadi komplek pembangunan kompi Brimob dan hal ini tidak pernah menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Syahminan Zakaria berharap, “POLRI/POLDA NAD untuk tidak melakukan kegiatan apapun pada lahan sengketa tersebut baik pembangunan sarana dan prasarana maupun kegiatan lainnya sebelum ada penyelesaian konkrit dari Pemerintah Aceh,” tukasnya.

[001]

sumber : http://v2.theglobejournal.com

3 Balasan ke NEWS

  1. stovic mengatakan:

    nyoe pu maksud…???

    • mrs. xxxx mengatakan:

      ha ha ha ha ha ha ha ha ha

  2. king mengatakan:

    nyoe maksud jieh tntang keluarga loen,… tapi gohlm teume peutamong loem….. Oke…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: